Pil biru bukanlah sehebat yang Anda kira. Viagra memang menjawab harapan jutaan lelaki yang "miliknya" tak bisa "bangun". Namun, masih ada sekitar dua per tiga kelompok lelaki yang menderita karena tidak bisa menuntaskan persoalan mereka akan ejakulasi dini. Begitu menurut sebuah penelitian dari Universitas Cornell, AS.

Enam puluh lima persen para lelaki yang menjalani pengobatan disfungsi ereksi melaporkan kenikmatan orgasmenya berkurang, dan 58% menyatakan ada persoalan ejakulasi, mulai dari ejakulasi dini sampai ke ketakmampuan untuk ejakulasi bersama-sama. Menurut salah seorang peneliti, Darius Paduch, M.D., Ph.D. kemungkinan penyebab hal itu adalah kecemasan, persoalan saraf yang berhubunan dengan trauma kepala, konsumsi obat-obat antidepresan, atau sekadar rasa bosan di tempat tidur.

Jika Anda memiliki masalah serupa, kiat dari Men's Health ini bisa dicoba untuk membangkitan orgasme Anda dan menemukan kembali kesenangan dalam hubungan seks Anda:


Ejakulasi dini amat menakutkan bagi seorang pria. Namun, apa ukuran seseorang dikatakan terkena ejakulasi dini?

Kecepatan ejakulasi dini bervariasi antarpria. Ada yang luar biasa cepatnya sehingga waktu bercumbu pun sudah ejakulasi. Bahkan ada yang baru tahap ngobrol-ngobrol atau pegangan dengan wanita sudah langsung ejakulasi. Tingkatan yang lebih tinggi terjadi saat bercumbu lalu istri merangsang penis. Yang bikin gondok, ada yang ejakulasi persis pada saat penis bersentuhan dengan pintu vagina. Lebih kecewa lagi ejakulasi dini terjadi saat koitus baru mulai. Keadaan tersebut sangat mengecewakan dan menakutkan bagi penderita dan pasangannya.

Lucunya, banyak pasien dr. Naek L. Tobing yang memakai ukuran menit dalam menilai ejakulasi dini. "Ah, hanya lima menit," keluh sang suami. Padahal ia inginnya bisa bercinta selama 15 menit. Namun sang istri menyela, "Rasanya tidak sampai lima menit deh. Semenit pun belum sampai." Ketika ditanya apakah mereka melihat jam saat berhubungan intim, keduanya menggeleng. Jadi, siapa yang benar kalau begitu.


Relasi yang hangat di kamar tidur diyakini menjadi salah satu resep kelanggengan rumah tangga. Tetapi gairah seks tak selamanya membara, terkadang redup, bahkan bisa mati. Ada banyak penyebab berkurangnya libido mulai dari faktor psikologi, emosional, dan gaya hidup.

1. Stres.
Tubuh merespon stres dengan cara mengeluarkan adrenalin dan kortisol. Stres yang sudah berlangsung lama bisa memengaruhi kadar hormon tubuh dan berdampak pada berkurangnya gairah. Stres juga menimbulkan respon menyempit pada pembuluh darah sehingga memicu gangguan ereksi.

2. Depresi.
Libido dan depresi memiliki hubungan yang rumit. Depresi bisa mengubah kemampuan biochemistry tubuh dan mengurangi libido. "Selain itu cukup sulit untuk merasa bergairah saat kita sedang depresi," kata Mark L.Held, psikolog klinis. Beberapa obat untuk depresi juga memiliki efek samping mengurangi libido.

3. Self-esteem rendah.
Seseorang yang merasa dirinya tidak menarik biasanya kurang berminat pada aktivitas seksual. Orang yang memiliki self-esteem rendah pada umumnya juga takut ditolak.



HINGGA kini Anda masih alami ejakulasi dini?  Saatnya cari tahu penyebab dari masalah ini.

Berikut ini hal-hal yang mungkin memicu ejakulasi dini, sebagaimana dilansir Healthnewsdaily, Rabu (8/2/2012).

Obat antirambut botak dan pembesar prostat
Menurut penelitian yang dipublikasikan, obat-obatan seperti finasteride dan dutasteride yang digunakan untuk mengobati rambut rontok untuk laki-laki, serta obat pembesar prostat dapat menghasilkan efek samping seperti disfungsi ereksi dan hilangnya libido pada beberapa pria. Pasalnya, obat-obatan tersebut bekerja dengan mengurangi jumlah dihidrotestosteron yang beredar dalam darah, yaitu hormon seks pria yang membantu menjaga gairah seks.

Penyakit pada gusi 
Apa hubungannya gusi dan Mr P? Jika seorang pria mengidap periodontitis, yaitu penyakit peradangan gusi kronis dan terinfeksi kemungkinan dapat meningkatkan risiko disfungsi ereksi, demikian hasil sebuah penelitian yang diterbitkan pada Journal of Sexual Medicine.

Penyakit gusi merupakan indikator kesehatan yang buruk secara keseluruhan dan telah dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit jantung dan faktor risiko disfungsi ereksi, kata para peneliti.

"Penyakit gusi dapat disebabkan oleh masalah mendasar dengan aliran darah di gusi. Ada kemungkinan bahwa seseorang juga mengalami masalah dengan aliran darah di bagian lain dari tubuh. Seperti Mr P, misalnya," kata dokter Bruce Kava, ketua urologi di Fakultas Kesehatan University of Miami.


Sebagian dari para pasangan yang baru menikah tidak mengetahui bagaimana memaksimalkan malam pertama mereka. Asal main terjang dan terobos adalah aktivitas utama. Al hasil banyak loyonya ketimbang puasnya. Malam pertama bukan melulu berhubungan badan. Lebih jauh lagi menyatukan emosi dan perasaan antara dua insan.

Oleh karena itu hendaknya dilakukan dengan benar. Lantas Bagaimana menggauli istri yang benar? Adab dan tata cara menggauli istri yang benar adalah seperti yang di contohkan oleh Rasulullah SAW.Islam adalah agama yang lengkap yang mana ajrannya meliputi semua aspek kehidupan tak terkecuali pernikahan.

Berbicara pernikahan tak akan lepas dari malam pertama. Malam pengantin bagi pasangan suami istri hendaklah penuh dengan suasana kelembutan, kasih sayang dan kesenangan. Malam yang menghubungkan suami dengan istrinya dengan tali kasih sayang dan cinta dan dapat menghilangkan kecemasan dan ketakutan serta menjadikan istrinya merasa tenang dengannya.

Berikut beberapa adab yang disebutkan didalam warisan kita untuk membentuk kehidupan baru, semoga bermanfaat :