KOMPAS.com — Gangguan ereksi sering menimbulkan rasa frustasi berat pada pria. Lagi pula, siapa sih pria normal yang rela kehilangan kemampuan seksualnya, sementara pasangannya normal saja?
Untuk mendapatkan kembali "kejantanannya" itu, berbagai cara pun dicoba. Mulai dari akupunktur hingga ramuan herbal. Tren kembali ke alam menyebabkan penggunaan obat alami meningkat, termasuk untuk mengobati disfungsi seksual (DE). Meski menggunakan bahan alami, pemakaian yang melebihi dosis tetap bisa menyebabkan efek samping.
Para ahli menyatakan, mengobati DE sendiri tanpa konsultasi dokter sangat berbahaya. "Bila Anda mengalami impoten, hal pertama yang harus dilakukan adalah diagnosis dokter," kata seorang ahli impotensi, Steve Lamm, penulis buku The Hardness Factor. Menurutnya, mayoritas pria penderita DE memerlukan obat DE.
Namun, ia tak menampik pria dengan tingkat DE menengah, yang merasa ereksinya tidak sekeras biasanya, bisa dibantu dengan obat-obatan alami. Tapi, obat alami apa saja?
ADA sebagian pria yang terkadang sulit mengalami ereksi ketika akan berhubungan intim. Jika problem ini tidak terlalu sering menimpa Anda, sebaiknya tak perlu dicemaskan dulu. Akan tetapi, bila "kegagalan" itu dirasakan sudah mencapai lebih dari 50 persen tanpa mempedulikan faktor usia, besar kemunginan Anda memang membutuhkan penanganan khusus.
Untuk mengetahui apakah Anda berisiko mengalami masalah disfungsi ereksi (ED) berikut ada beberapa poin penting yang dapat menjadi acuan. Untuk memudahkannya, ikutilah kuis singkat di bawah ini :
1. Apakah Anda kelebihan berat badan ?
2. Apakah Anda mengidap salah satu dari jenis masalah kesehatan di bawah ini?
- Diabetes
- Kolesterol
- Depresi
- Aterosklerosis (penebalan dinding pembuluh darah)
- Penyakit Ginjal
Langganan:
Postingan (Atom)